Arahan Presiden IIBF
23 Maret 2020
#IndonesiaLawanCorona

  by

Corona berbahaya karena penularannya sangat cepat, mematikan, tidak ada obatnya hingga hari ini, virusnya tidak bisa kita lihat, orang yang terpapar dan sakit tidak terlihat juga tanda tandanya kecuali setelah 14 hari.

Disitulah letaknya semua orang harus ekstra hati hati, karena kita tidak tahu apakah seseorang membawa virus atau tidak.

Tugas kita saat ini adalah memutus mata rantai penyebaran virus ini, agar tidak meluas, agar berhenti pada titik tertentu.

Untuk membantu negara dalam mengatasi wabah ini, setidaknya ada 4 hal yang harus dilakukan oleh kader kader IIbF di seluruh Indonesia.

1) Pastikan semua anggota keluarga tetap berada di rumah

Work from home sesuai anjuran pemerintah selama paling tidak 14 hari ke depan. Sekarang banyak hal bisa dilakukan secara online, tetap produktif.

Bener bener jaga keluarga. Hindari interaksi dengan dunia luar. Keluar hanya untuk urusan logistik, itupun lakukan dengan hati hati, ketika berinteraksi dengan orang lain jaga jarak kalian minimal sejauh 1 meter.

Makanan masak sendiri, beli dari luar dihindari, ini juga potensi interaksi.

Saling berkunjung antara keluarga ditunda, bisa pakai video call dulu.

Anak anak bisa belajar secara online dari rumah.

Selama di rumah bisa lebih banyak ibadah, banyak ngaji, banyak baca buku.

Yang biasanya nggak sempat olah raga sekarang saatnya lakukan olah raga ringan dengan rutin. Googling video video tutorial olah raga, senam paling tidak.

Gunakan saat saat di rumah seperti ini untuk bisa saling melayani dan lebih hadir bagi keluarga, dibawa seneng, ambil hikmah.

Siapkan mental jika anjuran pemerintahan masa isolasi di rumah diperpanjang.

2) Bantu Warga dalam urusan logistik

Hendaknya di setiap wilayah, sesuaikan dengan kemampuan kalian, minimal RW dibentuk gugus tugas Logistik.

Gerakkan beberapa orang yang siap untuk membantu masyarakat, menyediakan informasi bagi mereka, jika perlu menjadi jembatan antara Supplier/toko dengan warga yang membutuhkan logistik.

Hal ini perlu dilakukan agar warga tetap terpenuhi kebutuhan logistiknya, tidak perlu keluar rumah.

Siapkan informasi tentang nomor nomor yang bisa dihubungi, misal

– Beras, toko apa, nomornya berapa?
– Gula, sayur, dsb

Sehingga mereka bisa order dari rumah. Kerjasama dengan fihak yang bisa melakukan pengiriman, bisa ojek, bisa siapa saja, karena tidak semua toko bisa mengirim, apalagi jika semua warga beli dengan cara order seperti itu.

Kalian harus turut jaga agar harga bahan pokok tidak merangkak naik, caranya dengan memberikan pilihan supplier, pilhan produk. Kalian bisa bantu pantau stock barang di Supplier dan di toko.

Prioritaskan produk produk Indonesia yang kalian dorong ke masyarakat, agar mereka mengenal, dan terbiasa dengan produk kita sendiri. Produk impor cenderung akan mahal karena kurs terus merangkak naik saat ini.

Lebih jauh, dorong ciptakan produk produk substitusi, produk kita sendiri. Kalau situasi berkepanjangan maka produk kita sendiri yang akan bertahan, yang bisa diperoleh masyarakat dengan harga terjangkau.

3) Sosialisasi dan bantu warga yang sakit

Lakukan sosialisasi agar semakin banyak warga yang sadar wabah, semakin banyak warga yang mau stay di rumah, semakin banyak warga yang mau berpartisipasi dalam menangani wabah ini.

Pantau warga yang perlu pertolongan karena sakit. Sakit apapun. Hari ini hanya karena satu orang demam bisa satu keluarga panik. Kalian bisa menjadi penghubung antara warga dengan dokter. Di IIBF banyak dokter, kita bikin pusat konsultasi kesehatan untuk membantu warga. IIBF Health Center.

Jangan ceroboh dalam membantu warga yang sakit, bisa jadi juga Corona, pastikan konsultasi dengan Health Center IIBF, dan lakukan prosedur yang disarankan.

4) Galang bantuan pengadaan Alat Kesehatan

Saya ucapkan terima kasih kepada IiBF PayForward yang telah menggalang aksi solidaritas dalam membantu tenaga medis yang membutuhkan APD dan masker.

Saat ini ada Rapid Test yang bisa mendeteksi virus Corona secara cepat.
Ini juga diperlukan, bukan hanya oleh RS tapi juga masyarakat bisa melakukan test sendiri.

Seluruh kader dan keluarga besar IIBF agar bisa memberikan kontribusi terbaik pada program yang dilakukan oleh IIBF PayForward.

Apa yang bisa kita lakukan adalah ikhtiar, semuanya tetap menjadi milik Allah, tak terkecuali bahwa dibalik wabah ini ada hikmah besar yang harus kita baca.

Saatnya kita lebih mendekatkan diri kepada Allah, mohon ampunan dan pertolonganNya, banyak banyak menyebut nama Allah, bukan sekedar di bibir tetapi nama Allah yang bersemayam dalam hati, yang kita buktikan melalui perbuatan.

Wabah ini harus kita tangkap sebagai ayat Allah, jangan mengolok olok. Karena di atas segala galanya, yang kita butuhkan saat ini adalah redho Allah SWT.

Demikian arahan saya, Semoga Allah SWT melindungi kita semua, memberikan kesehatan kepada keluarga kita, dan memberikan pertolongan kepada bangsa ini agar wabah ini segera berlalu.

Saatnya saling bergandengan tangan bersama seluruh anak bangsa, kita lalui situasi ini dengan upaya terbaik.

Heppy Trenggono
Presiden IIBF