Archive : Author

IIBF – Deplu Sepakat membuka Desk Timur Tengah

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
Bandung, 30/02/2010, Pada semester pertama 2010 ini IIBF fokus untuk membuka pasar ke Timur Tengah. Setelah bertemu dengan Pejabat Konsulat Jenderal RI di Jeddah awal Maret lalu, IIBF kemudian menandatangani nota kesefahaman dengan pihak Kementerian Luar Negeri tentang saling sikap mendukung untuk membuka pasar Timur Tengah. Penandatanganan berlangsung di hotel Grand Preanger Bandung disaksikan beberapa staf Kemlu dan 56 anggota IIBF. IIBF diwakili langsung oleh Presiden IIBF, Ir. H. Heppy Trenggono, MKomp sedangkan pihak Kementrian Luar Negeri diwakili oleh Pelaksana Harian Direktur Timur Tengah, Abdul Mun’im SH, MH. Beberapa poin dari kesepakatan itu antara lain :

Perjalanan Umroh, Belajar Dari Rosulullah

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
Mekkah, 9/3/2010, Waktu di bandara King Abdul Aziz, Jeddah, sudah menjelang tengah malam ketika pesawat Garuda Boeing 747-400 mendarat. Dari 540 penumpang 34 diantaranya adalah rombongan IIBF yang akan melaksankan umroh bersama. Tim IIBF ini dipimpin langsung Presiden IIBF, Heppy Trenggono. Turun dari pesawat perjalanan dilanjutkan dengan bis menuju Madinah . Setelah menempuh perjalanan selama 6 jam rombongan masuk Madinah menjelang fajar. Talbiah membahana di dalam bis sebagai jawaban panggilan Sang Khalik yang mengundang tamu-tamunya. Masuk waktu sholat Shubuh tim masih bisa bergabung dengan ribuan jemaah dari berbagai pelosok dunia untuk melaksanakan sholat Shubuh di mesjid Nabawi.

Pengungsi dari Negeri Merdeka

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
Jeddah, 9/3/2010, Dua tubuh renta itu terbaring lemah. Tidak ada satu katapun yang keluar dari mulut kedua perempuan tua itu. Hanya pandangan matanya yang kuyu yang menatap lemah pada semua orang yang mengunjungi dan melihatnya dengan iba. Sudah sebulan ini keduanya tidak kemana-mana hanya tergeletak diatas tikar lusuh yang tak sudah tidak jelas lagi warnanya.

Berharap Bangsa Indonesia Sanggup Kelola Diri

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
Apakah benar kita bangsa yang bodoh? Belum cukupkah bukti kemenangan pelajar dan mahasiswa Indonesia dalam lomba sains internasional? Mendekati akhir Ramadan lalu, Presiden IIBF (Indonesian Islamic Business Forum) Heppy Trenggono merilis buku bertajuk Menjadi Bangsa Pintar.

Buku ini berharap banyak tentang Indonesia sebagai bangsa besar, karena kekayaan alam bumi Nusantara yang demikian potensial.

Ingin Cetak Sejuta Pengusaha Muslim yang Kuat

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
SEMARANG – Ir Heppy Trenggono MKom, CEO United Balimuda Group Jakarta ingin mencetak satu juta pengusaha muslim yang kuat pada tahun 2020. Menurut dia, penentu kemajuan suatu negara pada era sekarang adalah sektor swasta. Contohnya AS, India, China, dan Singapura.

’’Bebeberapa waktu lalu ada riset tentang orang-orang terpilih, yaitu para pengusaha kuat yang memiliki kekayaan dalam batas minimal tertentu. Singapura yang hanya memiliki 3 juta penduduk ternyata ada 770 ribu orang  terpilih. Bandingkan dengan Indonesia yang penduduknya sampai 240 juta hanya terpilih 250 ribu orang,’’ tuturnya, pekan lalu.

Pengusaha Muslim Kokohkan Jaringan Lewat IIBF

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
SEMARANG – Indonesia sebagai negara berpenduduk mayoritas Muslim, dinilai memiliki potensi yang besar dalam memperkuat perekonomian Islam. Sayangnya, sinergi antarpengusaha Muslim di Tanah Air masih jauh dari harapan. Akibatnya, potensi kekuatan ekonomi Islam ini belum dapat tergarap dengan optimal.

Guna memperkuat perekonomian Islam, Ahad (9/8), di hadapan 300 pengusaha  dideklarasikan Indonesia Islamic Business Forum (IIBF). Gerakan yang dimotori Heppy Trenggono, chief executive officer (CEO) United Balimuda, itu bertujuan untuk membangun jejaring pengusaha Muslim yang tangguh di negeri ini.

Menatap Kejayaan Bisnis Indonesia 2020

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
Dunia usaha tentu sangat lekat dengan keberhasilan dan kegagalan. Adalah kegagalan yang masih saja menjadi momok bagi mereka yang ingin menapaki dunia usaha. Padahal, banyak orang yang meraih sukses setelah lama jatuh bangun merintis usahanya. Namun, tak sedikit pula memang yang selalu gagal dalam usahanya, meski berbagai cara dan upaya telah dilakukan.

Ketika pertanyaan demi pertanyaan tentang kegagalan ini selalu hadir dalam benak para pengusaha, sebuah upaya untuk membangun citra sekaligus kualitas usaha diperkenalkan oleh Ir H Heppy Trenggono M Kom. Chief Executive Officer (CEO) United Balimuda ini merintis sebuah ‘gerakan’ membangun pribadi muslim yang tangguh dalam bidang usaha dan entrepreneurship.

Wirausaha Terlupakan

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita

Mentalitas menjadi faktor penting dalam dunia wirausaha yang semakin terlupakan. Padahal, mentalitas wirausahawan juga dapat dipakai untuk mengatasi permasalahan di luar bidang usaha. “Orang cenderung mengandalkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki untuk memulai sebuah usaha. Mereka lupa bahwa mental dan sikap perlu terus diperbaiki,” kata Chief Executive Officer PT United Balimuda Heppy Trenggono dalam pelatihan dan lokakarya wirausaha di Gedung Prof Sudharto Universitas Diponegoro Semarang, Senin (4/5). Acara yang berlangsung 4-5 Mei 2009 ini diikuti sekitar 1.300 peserta. (DEN)

Terorisme Tak Berpengaruh Besar terhadap Iklim Usaha

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
SEMARANG – Isu terorisme tidak akan banyak berpengaruh terhadap iklim usaha di Indonesia, apabila pengusaha memiliki potensi kuat dan semangat mereka tidak ikut larut dalam bayang terorisme.

“Dunia usaha akan tetap berjalan sesuai dengan ilmu ekonomi, bahwa hukum permintaan dan penawaran akan terus berjalan,” kata pendiri Indonesian Islamic Business Forum (IIBF), Heppy Trenggono, di Semarang, tadi pagi.

Menurut dia, isu terorisme memang sedikit memengaruhi iklim usaha di Indonesia, namun hal itu menjadi tantangan bagi para pengusaha untuk menunjukkan bahwa mereka bisa mengatasinya, terutama para pengusaha muslim.

Prihatin Kasus Pasuruan

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
(H Heppy Trenggono didampingi istri dan keluarga menggunakan helikopter saat pulang kampung di Kecamatan Bawang, Batang 27 September 2008)

Tragedi pembagian zakat di Pasuruan membuat H Heppy Trenggono MKom (40) prihatin. Namun pengusaha sukses asal Batang itu lebih prihatin melihat kemiskinan di mana-mana. Ia pun membagikan zakat untuk ribuan warga.Pagi itu, warga Bawang, mendadak riuh. Sebuah helikopter mendarat di Lapangan Pungangan, sekitar pukul 08.00. Siapa gerangan mereka? H Heppy Trenggono MKom (40), pengusaha sukses di jakarta datang didampingi istri Hj Dewi Yuniarti dan keluarganya.