Sandiaga S Uno Ingin IIBF Sebagai Mitra Kerja Pemerintah Ke Depan

POSTED ON December 20th  - POSTED IN Berita

Purwokerto, Desember 2018.  Pricewaterhouse Cooper (PWC), sebuah perusahaan jasa professional terbesar di dunia memprediksi Indonesia masuk dalam jajaran negara-negara yang memiliki perekonomian terkuat nomer 5 di dunia di bawah China, Amerika, India dan Jepang pada 2030 mendatang. Pertanyaannya apakah kita sebagai pemain atau kembali menjadi penonton seperti saat ini ketika hal itu terjadi. Itulah yang seharusnya senantiasa menghiasi setiap laman diskusi ekonomi Indonesia kedepan.

3 Tips Usaha di Era Milineal Ala Sandiaga S Uno

POSTED ON December 20th  - POSTED IN Berita

Purwokerto, Desember 2018.  Tidak kurang dari 350 pengusaha se-Banyumas Raya berkumpul dalam bincang bisnis guna membahas strategi bisnis di era milineal, hadir sebagai pemateri adalah Presiden IIBF Heppy Trenggono dan Founder Saratoga Investama Sandiaga Salahuddin Uno. “Pak Heppy dan Bangsa Sandi, hadir bersama kita ini ada 350 lebih pengusaha se-Banyumas, meliputi Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga, dan Kebumen” terang Fuad Sirojuddin Yahya selaku ketua penyelenggara saat pembukaan.

Tugas Kita Memimpin Umat dan Bangsa

POSTED ON December 18th  - POSTED IN Berita

Jakarta, Desember 2018. “ini kok ada cebongers masuk group ini. ini jelas kata-kata cebongers?” tulis seorang kader mengomentari postingan temannya di sebuah group WA IIBF.

 “Cebong adanya di got, di sini semua isinya anak bangsa” tegas Presiden IIBF, Heppy Trenggono merespon cepat agar tidak bergerak liar. Selengkapnya arahan Presiden IIBF terlampir.

“Cebong adanya di got, disini semua isinya anak bangsa”.

Jadilah TIM SUKSES AGAMA DAN BANGSA (1)

POSTED ON December 13th  - POSTED IN Berita

Malang, November 2018. Hakekatnya perebutan kekuasaan selalu membawa intrik dan konflik yang bisa mendalam dan berkepanjangan. Hal itu di ungkap Heppy Trenggono dalam acara Malang Business Series yang di gelar beberapa waktu yang lalu (24/11) ketika menyinggung maraknya aksi dukung mendukung namun menjurus pada tindakan tidak sehat dalam hubungan bertetangga, persahabatan bahkan keluarga. Jangan karena beda pandangan politik kita jadi bermusuhan. Jangan pula karena beda pilihan politik hubungan keluarga putus.