Mari Bung Rebut Kembali

POSTED ON February 27th  - POSTED IN Berita

Pacet, Mojokerto, 12/02/2018 – “Hegemoni Asing” itulah virus yang sedang menjangkiti bangsa Indonesia saat ini. entah itu ekonomi, politik, maupun sosial budaya, telah terkontaminasi oleh aroma kepentingan asing. Disektor ekonomi misalnya Indonesia tercatat lebih banyak mengimpor ketimbang ekspor, buruknya lagi ekspor yang dilakukan bukan berupa barang jadi namun bahan baku. Kita ekspor minyak mentah tetapi impor bensin, solar. Dan banyak lagi dibidang lainnya.

Kebangkitan Ekonomi Umat

POSTED ON January 30th  - POSTED IN Berita

Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah SWT, karena saat ini sedang momentumnya akan kesadaran umat muslim dalam membangun ekonomi umat, contoh indikasinya diantaranya : berdirinya minimarket-minimarket dengan ghiroh perjuangan dan pembelaan terhadap saudara muslim dan membela agama seperti 212 mart, kita mart, toko umart, dan lain-lain.

Namun toko-toko, minimarket dan juga pengusaha muslim lainnya tidak akan bisa maju dan bahkan untuk sekedar bertahan jika tidak kita dukung dan kita bela dan beli produknya.

IIBF Pertajam Konsep Pelatih Bisnisnya

POSTED ON October 6th  - POSTED IN Berita

Karanganyar – Kehadiran Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) tidak bisa dilepaskan dari purposenya yaitu ada untuk membangun pengusaha yang berbisnis layaknya pengusaha kelas dunia dan berprilaku sebagaimana muslim yang bertakwa. Tentu bukan kerja mudah, fakta umum pengusaha Indonesia yang tak bisa dielakkan adalah banyak pengusaha gulung tikar, bangkrut atau bahkan terlilit hutang. Padahal hari ini kita berapa pada kondisi dimana sedang mewabahnya entrepreneurship hingga program-proram pendampingan usaha.

Inspirasi Kebangkitan Usaha dari Nilamsari

POSTED ON September 10th  - POSTED IN Berita

Sesi sering inspirasi kebangkitan Nilam Sari pada Silatnas 8 IIBF (5/9) di Tawangmangu, Karanganyar

iibf-indonesia.com – Jakarta – Siapa yang tidak kenal Nilamsari, owner dan CEO PT Sari Kreasi Boga yang juga pemilik jaringan kebab turki merk Baba Rafi. Sebagaimana pengusaha yang lain, jatuh bangun meretas usaha dan kehidupannya pun dialami oleh Nilamsari.