Perjalanan Umroh, Belajar Dari Rosulullah

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
Mekkah, 9/3/2010, Waktu di bandara King Abdul Aziz, Jeddah, sudah menjelang tengah malam ketika pesawat Garuda Boeing 747-400 mendarat. Dari 540 penumpang 34 diantaranya adalah rombongan IIBF yang akan melaksankan umroh bersama. Tim IIBF ini dipimpin langsung Presiden IIBF, Heppy Trenggono. Turun dari pesawat perjalanan dilanjutkan dengan bis menuju Madinah . Setelah menempuh perjalanan selama 6 jam rombongan masuk Madinah menjelang fajar. Talbiah membahana di dalam bis sebagai jawaban panggilan Sang Khalik yang mengundang tamu-tamunya. Masuk waktu sholat Shubuh tim masih bisa bergabung dengan ribuan jemaah dari berbagai pelosok dunia untuk melaksanakan sholat Shubuh di mesjid Nabawi.

Pengungsi dari Negeri Merdeka

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
Jeddah, 9/3/2010, Dua tubuh renta itu terbaring lemah. Tidak ada satu katapun yang keluar dari mulut kedua perempuan tua itu. Hanya pandangan matanya yang kuyu yang menatap lemah pada semua orang yang mengunjungi dan melihatnya dengan iba. Sudah sebulan ini keduanya tidak kemana-mana hanya tergeletak diatas tikar lusuh yang tak sudah tidak jelas lagi warnanya.

Berharap Bangsa Indonesia Sanggup Kelola Diri

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
Apakah benar kita bangsa yang bodoh? Belum cukupkah bukti kemenangan pelajar dan mahasiswa Indonesia dalam lomba sains internasional? Mendekati akhir Ramadan lalu, Presiden IIBF (Indonesian Islamic Business Forum) Heppy Trenggono merilis buku bertajuk Menjadi Bangsa Pintar.

Buku ini berharap banyak tentang Indonesia sebagai bangsa besar, karena kekayaan alam bumi Nusantara yang demikian potensial.

Ingin Cetak Sejuta Pengusaha Muslim yang Kuat

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
SEMARANG – Ir Heppy Trenggono MKom, CEO United Balimuda Group Jakarta ingin mencetak satu juta pengusaha muslim yang kuat pada tahun 2020. Menurut dia, penentu kemajuan suatu negara pada era sekarang adalah sektor swasta. Contohnya AS, India, China, dan Singapura.

’’Bebeberapa waktu lalu ada riset tentang orang-orang terpilih, yaitu para pengusaha kuat yang memiliki kekayaan dalam batas minimal tertentu. Singapura yang hanya memiliki 3 juta penduduk ternyata ada 770 ribu orang  terpilih. Bandingkan dengan Indonesia yang penduduknya sampai 240 juta hanya terpilih 250 ribu orang,’’ tuturnya, pekan lalu.